bisnis paling gratis

Rabu, 16 Februari 2011

Event Competition create Superhero character for Stan Lee's Foundation

Competition "Stan Lee Foundation's Create a Superhero contest" is event competition create Superhero Character for Stan Lee Foundation's.

This competition will end in one days. We can support the Indonesian artists who participated in the competition by giving a vote.

There are two pigures Indonesian comic characters that I know participating in the event. Namely Hebring by Andi Martin and Gatot Kaca by Is Yuniarto.

Images of characters both can be viewed as follows:

Superhero Indonesian named "GatotKaca : The Iron Bone Hunters Ashura" by Is Yuniarto.

Character Name : Gatot Kaca

Art : Is Yuniarto

Description:

"Gatot Kaca: the iron boned ashura hunter ashura"

Selasa, 15 Februari 2011

Ajang Kompetisi membuat Karakter Superhero untuk Stan Lee Foundation

Kompetisi "Stan Lee Foundation's Create a Superhero contest" merupakan Ajang Kompetisi membuat Karakter Superhero untuk Stan Lee Foundation (perusahaan Stan Lee).

Kompetisi ini akan berakhir dua hari lagi. Kita dapat mendukung seniman indonesia yang ikut serta dalam kompetisi tersebut dengan memberikan voting.

Ada dua tokoh karakter komik Indonesia yang saya ketahui turut serta di ajang tersebut. Yaitu Hebring oleh Andi Martin dan Gatot Kaca oleh Is Yuniarto.

Gambar karakter keduanya dapat dilihat seperti berikut ini:

Jagoan Superhero Indonesia yang diberi nama "Hebring" oleh Andi Martin (main Studio).

Nama Karakter : Hebring

Karya : Andi Martin

Diskripsi tokoh:

Hebring adalah orang desa yang menemukan pakaian super yang memberikan dia kekuatan berdasarkan besar tekadnya untuk melindungi orang lain. Dengan kostum Hebring pergi ke kota. Sayangnya, warga kota telah berkembang skeptis terhadap mukjizat superhero Hebring dan sering dipandang sebagai badut daripada penyelamat. Hebring harus berjuang di kota besar yang membusuk dengan bekerja sebagai seorang pengendara skuter-taksi. Ia kehilangan kekuatannya bila ia kelaparan.

Nada, adalah seorang siswi di sekolah seni pertunjukan, mempunyai pakaian super dari almarhum ibunya, sesuai dengan memberikan kekuatan pikiran kontrol dia melalui suaranya. Nada kehilangan daya ketika dia kehilangan fokus.


Kamis, 03 Februari 2011

Dari Babad Panji Tengkorak ke Intan Permata Rimba (2)

Hans Jaladara, Panji Tengkorak, Seno Gumira Ajidarma

Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya di sini.

Dari Babad Panji Tengkorak ke Intan Permata Rimba (2)
Oleh : Seno Gumira Ajidarma

Bagi saya, Babad Panji Tengkorak hadir sebagai cermin kehidupan yang lebih dari memadai, karena representasinya dalam adegan yang dramatis dan estetis.

Harus saya akui, adegan pertempuran pada lengan patung raksasa yang menjulang di Pulau Awan Hijau itu merupakan adegan spektakuler, seru, tegang, sekaligus indah – yang jarang saya temukan dalam komik Indonesia mana pun juga.

Si Panji Tengkorak
image from FB